Tampilkan postingan dengan label tarian mancanegara. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label tarian mancanegara. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 13 Juni 2015

#Alat Musik Tradisional Jepang



Alat Musik Tradisional Jepang
 Nah, buat yang belum tau bermacam-macam alat musik tradisional Jepang, nih kita kasih!

1. Ichigenkin

2. Koto

3. Taishogoto

4. Kugo – Kudaragoto, Konghou, Gonghu merupakan harpa cina yang juga dimainkan di korea.

5. Sanshin – alat musik yang berasal dari Okinawa.


6. Shamisen


7. Tonkori – alat musik khas suku Ainu. FYI, tonkori ini terkenal dimainkan oleh musisi Ainu bernama Kanno Oki.


8. Hotchiku – alat musik ini biasa disebut ‘bambu dharma’
9. Nohkan
10. Ryuteki
11. Kagurabue
12. Komabue – berasal dari Korea yang biasa disebut ‘suling Goryeo’ yang terkenal pada zaman kerajaan Goryeo di Korea.


13. Shakuhachi
14. Shinobue
15. Tsuchibue – disebut juga Xun, alat musik tiup yang berasal dari Cina.
16. Taiko


17. Hyoshigi
18. Kane
19. Mukkuri – alat musik khas suku Ainu yang mirip dengan alat musik Karinding di Jawa Barat.
20. Sho

Sebenernya sih masih buanyaaaaak banget variasi alat musik tradisional Jepang, cuma top 20 ini adalah beberapa alat musik yang sering dipakai untuk pentas kesenian dan juga alat musik bersejarah loh! Seperti kebanyakan alat musik di Indonesia juga, masih banyak banget yang belum terekspos dengan baik, salah salah di-klaim orang deh /ups... huaduh maap nih jadi ngelantur hahaha! Kalau ditanya diantara 20 alat musik ini mana yang disukain, saya bakal jawab Taiko...kenapa taiko? Rahasia deh, kalau kamu?

[DRF]

http://en.wikipedia.org/wiki/Traditional_Japanese_musical_instruments
http://www.jpf.or.id/artikel/budaya/alat-musik-tradisional-jepang-shamisenkoto-shakuhachi
http://astojapan.blogspot.com/2011/03/musik-tradisional-jepang-plus-alat.html
http://lebmetal.com/wp-content/files/2011/03/koto.jpg
http://www.jessicastuartmusic.com/wp-content/gallery/pre-jsfew/koto.jpg
http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/8/82/Taishogoto.jpg
http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/0/0e/Konghou.jpg/427px-Konghou.jpg
http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/c/c6/Sanshin.jpg/207px-Sanshin.jpg
http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/a/a3/KitagawaUtamaro_FlowersOfEdo.jpg
http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/2/20/Tonkori.jpg/162px-Tonkori.jpg
http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/1/10/YUNGhocchiku_utagchi.jpg
http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/6/65/Nohkan.jpg
http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/0/00/Ryuteki.jpeg/125px-Ryuteki.jpeg
http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/3/37/Kagurabue.jpg
http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/d/d0/Komabue_fue.jpg/800px-Komabue_fue.jpg
http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/1/1e/Shakuhachi-2.png/202px-Shakuhachi-2.png
http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/5/56/Shinobue_3types.jpg
http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/e/e0/Xunfront.jpg/450px-Xunfront.jpg
http://upload.wikimedia.org/wikipedia/en/thumb/8/82/Taiko_or_daiko_drums_%28from_Emil_Richards_Collection%29.jpg/800px-Taiko_or_daiko_drums_%28from_Emil_Richards_Collection%29.jpg
http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/2/22/Hyoshigi01.jpg
http://upload.wikimedia.org/wikipedia/en/e/e0/Japanese_Kane_bell.jpg
http://www.hm.h555.net/~irom/book_5/musical_instrument/mukkuri_japan.jpg
http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/6/6c/THOM_Chinese_Cheng_and_Japanese_Sho.jpg
posthing of Himadol 

Musik Tradisional Jepang (plus alat musiknya)

TAIKO
Kata taiko (太鼓) berarti "drum besar" dalam bahasa Jepang. Di luar Jepang, kata ini digunakan untuk merujuk kepada berbagai jenis drum Jepang (和太鼓, 'wa-daiko', "drum Jepang", dalam bahasa Jepang) dan kepada bentuk seni yang relatif belakangan dalam bentuk ansambel menabuh drum (kadang-kadang lebih khusus disebut, "kumi-daiko" (組太鼓).

Nagado-daiko (長胴太鼓, taiko yang berbadan panjang) terdiri atas dua potong kulit sapi yang dibentangkan di atas sebuah kerangka kayu (biasanya diukir dari satu potong kayu, kini sering dibuat dari sisa-sisa sebuah gentong kayu) dan diregangkan. Kepala dari tsukeshime-daiko (付締め太鼓, seringkali disingkat menjadi, "shime-daiko" atau "shime" saja) dibentangkan di atas cincin-cincin besi dan dijepit di sekitar badan yang lebih kecil. Tali tsukeshime-daiko ditarik hingga ketat sebelum digunakan setiap kalinya. Okedo-daiko (桶胴太鼓, taiko berbadan gentong, seringkali disingkat menjadi "okedo" atau "oke") dapat dipasang di atas sebuah dudukan dan dimainkan seperti taiko lainnya, tapi biasanya digantungkan melintang ke bahu sehingga si pemain drum dapat berjalan dan sekaligus juga memainkannya. Taiko Jepang lainnya mencakup uchiwa-daiko (内輪太鼓、 taiko kipas), hira-daiko (平太鼓, taiko datar), o-daiko (大太鼓, taiko besar), dan serangkaian instrumen tabuh lainnya dalam ansambel tradisional Jepang noh, gagaku, dan kabuki.

Drum okedo-daiko merentang dari yang kecil dan mudah dibawa, hingga drum yang paling besar dari semua drum Jepang. Berbeda dengan nagado, drum ini dapat dibuat dalam berbagai ukuran, namun TIDAK dalam segala ukuran mengingat konstruksi kayu stavenya. Wilayah Aomori terkenal akan festival Nebuta. Di sini okedo besar dimainkan oleh banyak orang sambil dibawa dengan kereta sepanjang jalan. Okedo mempunyai penopang betta-nya sendiri yang diciptakan oleh Hayashi Eitetsu.

Selain itu, seperti nagado-daiko, okedo mempunyai suara pinggiran, yang disebut "ka." Namun, ketika memainkan pinggiran sebuah okedo, penting bagi pemain untuk memukul hanya bagian yang palin luar dari cincin metalnya dan bukan pinggiran dari tubuh drum itu sendiri. Kayu tipis dan ringan dari okedo khususnya mudah penyok dan akan cepat menurun kondisinya bila dipukul.

Penggunaan taiko dalam perang
Di Jepang pada masa feodal, taiko sering digunakan untuk memotivasi pasukan, menolong menentukan langkah barisan, dan mengatur perintah atau pengumuman. Menjelang atau pada saat memasuki pertempuran, taiko yaku (penabuh drum) bertanggung jawab untuk menentukan langkah barisan, biasanya dengan enam langkah untuk setiap pukulan drum (ketukan-2-3-4-5-6, ketukan-2-3-4-5-6).

Menurut salah satu catatan sejarah (Gunji Yoshu), sembilan rangkai dari lima ketukan berarti memanggil sekutu ke medan tempur, sementara sembilan rangkai dari tiga ketukan, yang dipercepat tiga atau empat kalinya, adalah panggilan untuk maju dan mengejar lawan.

Lainnya
Bachi
pemukul kayu yang digunakan untuk memainkan drum taiko.

Ji
juga disebut Jiuchi, adalah irama dasar yang digunakan untuk mendukung irama utama, atau O-uchi. Sebagian dari irama yang lebih lazim untuk ji adalah don doko, don ko, atau don go (pola mengayun). Jikata adalah pemain yang memainkan irama ji.

Oroshi
dicirikan oleh serangkaian pukulan pada taiko. Pemain mulai dengan lambat dengan banyak ma. Pelan-pelan ma (waktu) antara masing-masing pukulan menjadi semakin singkat, hingga penabuh melakukan pukulan yang cepat



posthing of Yupi Andriyani
MUSIK JEPANG




A. Sejarah musik jepang


Musik di Jepang disebut ongaku, yang bila diterjemahkan secara langsung dapat diambil untuk berarti sebagai suara untuk kenyamanan. Meskipun saat ini sebagian besar dikenali oleh dunia luar untuk pop, permen karet jenis lagu, musik Jepang pada dasarnya adalah sebuah kombinasi eclectic pengaruh musik dari seluruh dunia. Sebesar itu penting dalam tradisi dan sejarah lokal, dengan skala, namun gaya dan instrumen yang dipinjam dan merebeh diadaptasi dari negara-negara tetangga seperti Cina, Korea dan Indonesia, dan telah berkembang untuk mengintegrasikan gaya musik Barat seperti jazz, rock, ska dan reggae .
Ada penekanan pada kata-kata definitif daripada yang instrumentasi Asia Timur dan satu sarjana musik ini telah diberikan kepada Jepang untuk hal cinta dan keasyikan dengan upacara. Beberapa contoh ini akan menjadi shomyo, atau Buddha chanting dan Jepang kaum lagu atau min’yo. Ada segala jenis min’yo tetapi secara umum dapat dikelompokkan menurut kesempatan ketika mereka dinyanyikan. Ada kerja lagu, lagu keagamaan, lagu yang digunakan selama gatherings khusus seperti pernikahan, pemakaman dan perayaan dan lagu untuk anak-anak atau lullabies. Ini lagu yang paling sering dikirimkan lewat lulus atau keluarga generasi. Lama satu bentuk musik tradisional yang datang dari utara Ainu di Jepang akan menjadi yukar, atau peniruan bentuk puisi atau epos epics dalam lagu.


B. Perkembangan Musik Jepang


Disc Jockey (DJ) dan produser musik hip-hop sangat tertarik pada perangkat audio Jepang produksi akhir 1970-an dan awal 1980-an. Technics 1200 merupakan pilihan terbaik DJ, dan Roland TR-808 Rhythm Composer memiliki karakter bas yang kuat. Pokoknya, menyimbolkan dance elektrik serta musik hip-hop.
Dalam 20 tahun terakhir, jumlah piringan hitam yang terjual mencapai 10 kali lipat, dengan harga berlipat ganda. Intinya, phonograph sudah dianggap sebagai instrumen musik, bukan sekadar alat perekam. Perangkat DJ juga buatan Jepang, baik Technics maupun Vestax.










C. Ragam Musik Jepang


Ada dua jenis dalam musik tradisional Jepang: seni musik dan musik yang diterapkan pada drama. Seni musik memiliki beberapa gaya yang berbeda, masing-masing yang didirikan secara terpisah di masing-masing periode sejarah Jepang. Secara umum, musik jepang lebih mengutamakan vocal dari pada instumennya. Selain itu, musik tradisional Jepang sering dikembangkan sebagai bagian dari drama seperti Noh, Kabukl, dan Bunraku. Contoh dari beberapa musik jepang adalah :
a. Gagaku Gagaku adalah musik yang dilakukan di Pengadilan terutama di kalangan kaum bangsawan dan berkuasa atas kelas. Gagaku diklasifikasikan kedalam tiga jenis yaitu asli asing, asli jepang dan campuran. Dalam perkembangannya gagaku digunakan dalam musik kontemporer

b.   Noh-Noh

Pada akhir abad 14 berkembanglah seni drama Noh dengan sendiri yang disebut Nohgaku musik, dan menari yang dikenal sebagai Shimai. Noh sangat bergaya simbolis dan drama, dan biasanya dilakukan oleh beberapa musisi dan aktor laki-laki. Nohgaku memiliki dua elemen di dalamnya: vokal dan instrumental. Bagian vokal yang bernama Utai dilakukan oleh kedua pelaku dan chorus dari delapan laki-laki dan memberitahu jalan cerita. Biasa menceritakan kish perjuangan jaman dahulu.



 D. Instrumen musik Jepang


Kebanyakan genre musik Jepang sampai saat ini masih banyak yang menggunakan shamisen, atau tiga-gesekan alat musik paling sering disebut sebagai gitar Jepang. Dalam kouta, atau lagu singkat biasanya dinyanyikan oleh Geisha dan nagauta atau lagu lama seperti yang dilakukan di Jepang dan teater Kabuki noh, shamisen yang menyediakan backbone untuk instrumentasi. Sebuah evolusi dari jiuta atau bersahaja, gaya klasik shamisen musik dan dikembangkan oleh musisi buta Shirakawa Gunpachiro dan Takahashi Chikuzan adalah tsugaru-jamisen di mana terdapat lebih bebas dan improvisasi flashy fingerwork pada instrumen.

Instrumen lain yang paling sering digunakan di Jepang adalah musik Taiko, atau drum Jepang. Ketuk ini instrumen tanggal sejauh kembali sebagai 6. dan 7. Abad, dan selama masa perang itu digunakan terutama untuk menjaga musuh di teluk dan untuk menyampaikan perintah ke pejuang. Taiko yang datang dalam berbagai ukuran dan biasanya merupakan bagian integral dari ensembles khususnya musik selama festival.

Ada lainnya instrumen tradisional Jepang seperti biwa, pendek berkerah fretted lute; yang ryuteki, seruling yang terbuat dari bambu dan digunakan dalam gagaku yang merupakan gaya musik yang berhubungan dengan Jepang Imperial Court; yang kokyu, string diputar dengan instrumen sebuah busur yang memiliki bentuk, suara dan unik bohong ke Jepang tidak seperti shamisen. Yang berpola kokyu bahkan telah di non-tradisional seperti Jepang genre musik jazz dan blues.
Perkembangan pada akhir 19. Dan awal abad ke-20 membuka telinga dari orang Japanese ke genre baru seperti enka, di Jepang versi Amerika sensasionil negara ballads, pop atau kayokyoku Barat. Kayokyoku nanti berkembang ke J-pop Jepang atau pop – sebuah gaya yang lebih pasti dengan pengaruh Barat. Rock and roll dengan sweeping seluruh dunia pada tahun 1960-an dan 1970-an, J-rock atau rock Jepang yang menyerang scene musik Jepang juga.



E.   Alat Musik

Alat musik yang digunakan dalam musik jepang biasanya alat musik gesek atau petik seperti shaisen (1.1) Shamisen. Selain samisen juga sering digunakan  alat musik biwa (1.2)
Selain  kedua alat musik tersebut  masih ada alat musik yang lain seperti:
Shoko, ko tsumi, o tsumi, taiko, sho, ryutekinokan,hichiriki dan masih banyak lagi.

biwa






F. Contoh lagu


Contoh lagu jepang madsa sekarang yaitu :
Fukai mori dari Ost. Inuyasa, I Want you dari Ost. Crayon Shincan dan masih banyak lagi.



G. Tokoh-Tokoh musik Jepang


Beberapa tokoh yang mengangkat musik jepang lewat karya-karyanya diantaranya Sadao Watanabe untuk jazz, Shirakawa Gunpachiro, Takahashi Chikuzan,Toru Takemitsu komposer dan konduktor Seiji Ozawa. Jepang juga diidentifikasi sebagai salah satu pasar yang paling penting untuk jenis musik.

posthing of Marthanuning's Blog

Sejarah Tarian Flamenco





Flamenco adalah sebuah pertunjukkan music dan tari yang berasal dari Negara Arab.  Kesenian ini berkembang di Andalusia sejak abad ke-14. Pada saat ini, kesenian Flamenco dipentaskan di panggung dengan iringan permainan gitar dan kastanyet pada pesta- pesta rakyat. Pertunjukkan Flamenco mendapat penghargaan sebagai Warisan Budaya Dunia UNESCO pada tanggal 16 November 2010 di Nairobi, Kenya.



Flamenco dibawa dari Arab sebagai tarian Istana Moor pada abad ke-14 dan kemudian dikembangkan oleh kaum Gipsi (Gitanos atau Flamencos) yang tinggal di Andalusia dengan memodifikasi gaya klasik. Seperti tarian India, Flamenco terbagi atas improvisasi dengan aturan-aturan ketat. Asal istilah Flamenco tak diketahui.
Beberapa penari menggunakan kastanyet untuk menambah warna music,  namun ada pula penari yang tidak memakai alat musik tersebut karena dianggap dapat mengurangi keindahan tarian. Penari Flamenco mementaskan tarian dengan improvisasi dan gerakan penuh semangat untuk menciptakan pertunjukkan yang enerjik dan menarik. Mereka mengenakan pakaian berwarna mencolok dan menari secara solo, berpasangan atau berkelompok.  Pertunjukkan tari meliputi gerakan kaki yang cepat, gerakan tangan yang gemulai, menepuk tangan, dan menjentikkan jari. Intisari pertunjukkan Flamenco adalah menyanyi, menari dan memainkan alat musik. Menyanyi dinamakan cante flamenco dan bermain gitar dinamakan toque flamenco. Kadang-kadang musik dimainkan tanpa tarian.
Gerakan-gerakan khas tari Flamenco diperlihatkan dengan menjunjung tinggi lengan dan menyimpulkan tangan (filigrano), melengkungkan punggung dan menggerakan kaki secara ritmik (zapateado). Lagu dan tari diiringi oleh selingan palmadas ringan (tepuk tangan) dan pitas (jentikkan jari).
 Penari pria diharuskan menari dengan penampilan maskulin, sedangkan wanita menari dengan sikap tenang, bangga, dan dengan sensualitas yang terkendali. Tarian dan musik diiringi dengan tepuk tangan, jentikkan jari, dan teriakan penyemangat (jaleo). Pemain gitar menampilkan compás (ritme dasar) dan memainkan irama sesuai dengan perubahan perasaan penyanyi atau penari. Walaupun banyak penari telah menggunakan kastanyet, para aficionados merasa bahwa hal tersebut agak mengurangi keindahan tarian dan mengganggu gerakan filigrano.
Pada abad ke-20, Flamenco dikembangkan dari bentuk tari rakyat solo menjadi bentuk seni teater oleh para penari seperti Pastora Imperio, La Argentina, Argentinita, Vicente Escudero, Carmen Armayo dan sebagainya.


Pakaian tradisional Korea dan tarian dan lagu tradisional Korea

Pakaian tradisional Korea disebut sebagai Hanbok yang bermakna, pakaian Korea. Hanbok atau pakaian tradisional Korea yang ada sekarang, jenisnya satu saja, berbeda hanya warna, corak-corak, dan bahannya saja. Tetapi pada zaman dahulu pakaian itu ada bermacam-macam. Ada yang dipakai di kerajaan, yang dipakai kebangwasan, yang dipakai orang awam, dan yang dipakai kalngan bwah seperti budak. Ada juga pakaian yang hanya dipakai oleh kaum wanita penghibur. Jenisnya lebih beragam daripada sekarang karena waktu itu Hanbok itulah yang pakaian yang selalu dikenakan oleh penduduk. Namun pada zaman sekarang masyarakat memakai Hanbok pada hari istimewa seperti hari raya, pesta, upacara pernikahan.
Gambar
HANBOK
Lagu tradisional Korea dsebut sebagai Gugakdan iramanya sedikit lambat dan sunyi. Gugak itu dipermainkan oleh instrumen musik Korea khas, seperti Gayageum, Geomungo, Piri dll. Sementara tarian tradisioanl Korea ada banyak jenisnya. Salah satunya adalah tari kipas, nama Koreanya Buchaechum. Tarian ini dilakukan oleh kaum wanita dan merupakan tarian utama Korea. Selain itu ada tari topeng yang bernama Bongsan Talchum. Tari ini terkenal di Korea dan ditentukan aset budaya nasional yang penting. Tarian ini dimainkan beberapa orang berkarekter yang lucu dan seekor binatang dengan memakai topeng.
Gambar
TARIAN KIPAS KOREA SELATAN

posthing of allmusickpop

Tari Naga Api Tai Hang

Di abad ke-19, penduduk Tai Hang mulai mempertunjukkan sebuah tarian naga untuk mencegah nasib buruk melanda desa mereka. Lebih dari seabad kemudian, desa mereka telah ditelan oleh kota Hong Kong yang tumbuh pesat. Namun, naga terus menari. Tarian ini telah dimasukkan ke daftar nasional warisan budaya tak nyata ketiga China.
Semuanya dimulai beberapa hari sebelum Festival Tengah Musim Gugur, sekitar 100 tahun lalu. Pertama, taifun menerpa komunitas nelayan dan petani di Tai Hang, disusul wabah, dan kemudian ketika seekor ular piton memangsa ternak penduduk desa, mereka merasa cukup. Seorang peramal menyatakan satu-satunya cara menghentikan bencana adalah menampilkan tari naga selama tiga hari dan tiga malam selama festival. Para penduduk desa membuat naga besar dari jerami dan menutupinya dengan batang dupa, yang kemudian dinyalakan. Ditemani bunyi drum dan kembang api, mereka melakukan perintah ini dan menari selama tiga hati tiga malam - dan wabah pun berhenti.
Tahukah anda?
Hampir 300 pemain, dan lebih dari 70,000 stik dupa selama 3 hari pertunjukan dan naga sebesar 67 meter, yang terdiri dari 32 bagian dan bagian kepalanya sendiri seberat 48kg. Ini dipimpin oleh pria-pria yang menahan 2 'pearls', atau pohon tropikal dengan jumlah stik dupa yang tak terhitung dan diselipkan di pohon tersebut.
Klik gambar di bawah ini untuk mengetahui lebih lanjut desain dari naga api tersebut!
learn more about the design of the fire dragon
Tai Hang bisa jadi bukan lagi sebuah pedesaan, tapi penduduk lokal daerah tersebut masih berapi-api untuk tetap menjaga ritual kuno pada naga besar agar tidak dianggap sepele. Peringatan untuk atraksi ini mengikuti perjalanan api, asap dan kemarahan dari naga itu melewati Tai Hang selama tiga hari penuh.

posthing of taihangfiredragon

  Tari Balet. 

Untuk belajar tari balet, memerlukan waktu yang panjang agar bisa menguasai teknik-tekniknya. Dalam balet klasik, penari harus memiliki stamina kuat dan gerakan yang ditarikan harus terlihat anggun.

Cara Menari Balet


3 Bagian:
  1.  Bersiap Menari
  2.  Mempelajari Dasar Menggunakan Pegangan
  3.  Melatih Plie, Tendu, dan Ekstensi
Tarian balet pertama kali dipertunjukkan pada awal tahun 1600an, dan pertunjukan awal kesenian yang elegan dan anggun ini dilakukan menggunakan rok panjang dan boneka kayu. Tarian balet sangat terkenal di seluruh dunia, dan belajar menarikannya bisa membantu pembentukan tubuh yang kuat, membangun kesadaran spasial dan temporal, serta meningkatkan koordinasi. Orang yang mempelajari tari balet juga mendapatkan tubuh yang lentur di usia dewasanya, sehingga menjadikan teknik tari balet sebagai dasar dari semua jenis tarian lainnya. Walaupun tari balet membutuhkan dedikasi dan latihan yang serius, Anda bisa mempelajari dasar-dasarnya untuk mempersiapkan diri memasuki latihan selanjutnya. Belajarlah untuk bersiap menari, posisi dasar, dan beberapa teknik awal yang mungkin akan Anda temui dalam balet.

Bagian 1 dari 3: Bersiap Menari

  1. Ballet Dance Step 2 Version 2.jpg
    1
    Lakukan peregangan seluruh otot tubuh Anda. Peregangan sangat penting untuk mengendurkan dan memperkuat otot, serta memperpanjang postur tubuh Anda. Peregangan sangat penting dilakukan pada awal setiap sesi balet, termasuk sebelum pertunjukan. Terkadang juga penting melakukan peregangan setiap hari selama paling tidak 10 - 15 menit untuk memberikan kesempatan pemanasan otot, sehingga mengurangi risiko cedera. Anda juga harus melakukan peregangan untuk pendinginan setelah selesai menari balet.
    Iklan
  2. Ballet Dance Step 4 Version 2.jpg
    2
    Selalu kenakan sepatu balet. Sepatu balet yang cocok harus pas tetapi tidak ketat sehingga menghambat aliran darah dan membuat kaki Anda terasa kebas. Ada beberapa gaya dan jenis sepatu balet, jadi tanyakan pendapat pelatih Anda, atau penjual sepatu balet untuk mendapatkan sepatu yang cocok dengan tujuan Anda menari.
    • Jangan beli sepatu yang longgar, karena kaki Anda akan tampak bengkok di ujungnya dan terlihat datar. Sepatu yang Anda kenakan harus pas saat talinya diikat sedikit longgar. Tali hanya membantu agar sepatu lebih pas, tetapi bukan dibuat untuk mengencangkan sepatu yang terlalu longgar.
    • Jika Anda tidak bisa membeli sepatu balet, tidak apa-apa. Kenakan kaus kaki tanpa perekat di dasarnya, sehingga Anda bisa membaliknya!
  3. Ballet Dance Step 6 Version 2.jpg
    3
    Kenakan senam yang pas dan nyaman. Hal yang paling penting adalah Anda merasa nyaman, dan Anda tidak mengenakan pakaian yang longgar sehingga Anda bisa memastikan bahwa posisi dan gerakan Anda benar di cermin. Atasan senam berwarna hitam dan celana ketat berwarna merah muda biasanya adalah pilihan yang tepat. Sepatu balet hitam atau merah muda juga cocok untuk digunakan.
    • Jika Anda mendaftar di kelas balet, tanyakan pada pelatih Anda jika ada seragam di kelas tersebut. Beberapa sekolah balet mengharuskan siswanya berpakaian seragam dan sekolah lainnya mungkin hanya meminta pakaian ketat dan terkadang rok balet. Sebagian besarnya, mereka mengharuskan pakaian ketat sehingga otot Anda bisa terlihat apakah bergerak dengan benar dan seterusnya.
  4. 21502 4.jpg
    4
    Cari tempat yang cocok untuk berlatih. Balet bukanlah hanya sekadar belajar bergerak dan tetapi jauh lebih pada penyempurnaannya. Gerakan balet sendiri relatif jelas, tetapi pengambilan posisi, waktu, dan keanggunannya membutuhkan latihan seumur hidup. Untuk alasan ini, selalu lebih baik berlatih balet di studio dengan arahan pelatih yang baik, yang akan membantu memperbaiki posisi dan memastikan Anda menari dengan benar. Studio tari juga dilengkapi dengan cermin untuk memperbaiki posisi dan melihat apa yang Anda lakukan dengan tepat, dan pegangan horizontal untuk berlatih. [1]
    • Jika Anda ingin berlatih di rumah, pastikan Anda memilki ruang terbuka yang cukup besar agar dapat bergerak dengan bebas, lebih baik lagi di atas lantai kayu keras. Punggung kursi bisa menggantikan pegangan di studio. Letakkan cermin besar sehingga Anda bisa memeriksa posisi dan melihat apa yang Anda lakukan.

Bagian 2 dari 3: Mempelajari Dasar Menggunakan Pegangan

  1. Ballet Dance Step 5 Version 2.jpg
    1
    Mulailah setiap latihan tari balet di pegangan (barre). Di barre, Anda akan memperlajari dasar-dasar tari balet yang akan bermanfaat seiring dengan perkembangan Anda. Jika Anda baru saja mulai berlatih, seluruh latihan tari harus dilakukan di barre. Hal ini sangat penting untuk kekuatan, kelenturan, dan kelincahan Anda, sehingga jangan anggap latihan ini hanya membuang-buang waktu saja. Jika Anda tidak melakukannya, Anda tidak akan bisa menari. Bahkan penari balet profesional memulai setiap latihannya di barre.
  2. 21502 6.jpg
    2
    Mempelahari posisi dasar. Posisi dasar balet, yang menjadi dasar dari semua gerakan yang lebih rumit ada lima posisi (dan "posisi sejajar' dianggap sebagai posisi yang keenam). Anda tidak akan bisa mempelajari gerakan lainnya hingga Anda berlatih, menyempurnakan, dan bisa melakukan keenam gerakan dasar ini secara otomatis. Gerakan dasar ini harus tertanam di dalam ingatan otot Anda sehingga menjadi bagian dari DNA Anda.
    • Semua posisi harus dilatih menghadap barre atau dengan tangan kiri Anda berpegangan di sana. Penari pemula biasanya menghadap barre, sedangkan penari yang mahir atau hampir mahir biasanya mulai dengan tangan kiri berpegangan pada barre sambil melatih posisinya.
  3. Ballet Dance Step 8Bullet1.jpg
    3
    Latih posisi pertama. Dalam posisi yang pertama, telapak kaki Anda harus diputar mengarah ke luar dari tubuh Anda, dan disatukan di bagian tumit. Kaki Anda harus lurus dan berhimpitan, punggung Anda harus lurus dan kepala Anda menengadah. Pertahankan postur dan keseimbangan yang baik.
  4. Ballet Dance Step 8Bullet2.jpg
    4
    Latih posisi kedua. Dalam posisi kedua, telapak kaki Anda mengarah ke sudut yang sama seperti dalam posisi pertama, hanya saja telapak kaki Anda harus berpindah sehingga berjarak selebar bahu. Lebarkan bagian dasar tubuh Anda untuk memberikan sokongan, tetapi pertahankan postur dan keseimbangan yang sama seperti dalam posisi pertama. Berlatihlah untuk mengganti posisi pertama menjadi posisi kedua tanpa mengubah sudut pergelangan kaki Anda.
  5. Ballet Dance Step 8Bullet3.jpg
    5
    Latih posisi ketiga. Untuk bergerak ke posisi ketiga, gerakkan kaki utama Anda (biasanya kaki dominan Anda, atau kaki yang Anda gunakan untuk menendang) ke belakang kaki Anda yang lain. Tumit kaki utama Anda harus sejajar dengan ikatan sepatu di pergelangan kaki Anda yang lain. Gerakkan pinggul Anda ke depan dan pertahankan keseimbangan Anda. Kaki Anda harus lurus dan bahu Anda harus mengarah ke belakang.
  6. Ballet Dance Step 8Bullet4.jpg
    6
    Latih posisi keempat. Untuk mengubah posisi ketiga menjadi posisi keempat, gerakkan kaki utama Anda ke belakang, lebarkan beban tubuh Anda ke arah belakang, seperti di antara posisi pertama dan kedua.
  7. Ballet Dance Step 8Bullet5.jpg
    7
    Latih posisi kelima. Di sini, posisi Anda akan menjadi lebih rumit. Untuk bergerak ke posisi kelima, gerakkan kaki Anda yang lain ke belakang kaki utama, tekuk pergelangan kaki Anda sehingga tumit Anda berada di atas jari kaki utama Anda. Lutut Anda harus ditekuk sedikit, tetapi punggung dan bahu Anda tetap lurus dan seimbang. Latihlah posisi ini lebih sering.
  8. Ballet Dance Step 8Bullet6.jpg
    8
    Selesaikan dalam posisi paralel. Kedua telapak kaki Anda sejajar saling berhimpitan.

Bagian 3 dari 3: Melatih Plie, Tendu, dan Ekstensi

  1. Ballet Dance Step 9 Version 2.jpg
    1
    Lakukan plie. Plie adalah gerakan yang menyerupai squat, dilakukan di setiap posisi yang berbeda. Ada dua jenis plie: grande plie dan demi plie. Pemula melakukan plie dalam posisi pertama dan kedua. Sementara penari yang mahir dan hampir mahir melakukannya di semua posisi terkecuali posisi ketiga dan keenam.
    • Untuk melakukan demi plie, bentuk kaki Anda menjadi bentuk wajik. Tekuk lutut Anda dan lakukan squat sehingga lutut Anda membentuk sudut 90 derajat sempurna dengan paha dan tulang kering Anda. Anda harus menopang berat badan Anda di bola kaki Anda, dengan tetap mengangkat tumit dari lantai dan menekuk betis saat tubuh Anda turun.
    • Untuk melakukan grande plie, Anda perlu menurunkan kaki Anda lebih jauh, sehingga paha Anda hampir sejajar dengan lantai. Anda juga perlu menurunkan lengan Anda saat melakukan gerakan ini. Saat Anda berlatih melakukan plie, fokuskan untuk menjaga punggung Anda tetap lurus dan mempertahankan postur tubuh Anda.
  2. Ballet Dance Step 10 Version 2.jpg
    2
    Lakukan tendu. Tendu pada dasarnya adalah gerakan meluruskan dan meregangkan kaki utama Anda. Kombinasi tendu yang umum adalah tendu en cross, yang berarti "dalam posisi silang". Pada dasarnya Anda berdiri dalam posisi pertama dan mengarahkan jari kaki utama Anda ke depan, ke samping, dan ke belakang.
    • Menandai lantai dengan selotip untuk membantu Anda berlatih adalah hal yang lazim dilakukan. Anda perlu melangkahkan penuh ke depan, diawali dengan tumit Anda dan membawa jari kaki Anda ke depan. Jarak di depan, samping dan belakang Anda harus sama.
    • Jarak sebenarnya dari langkah Anda akan berbeda-beda, bergantung pada penari dan panjang kaki Anda. Anda perlu melakukan tendu untuk menggerakkan kaki Anda menjadi segitiga siku-siku, satu kaki Anda tetap lurus dan kaki utama Anda melangkah jauh hinga lurus.
  3. Ballet Dance Step 12 Version 2.jpg
    3
    Latihlah "ekstensi". Berdiri tegak, dalam posisi pertama atau kelima. Anda mungkin menghadap ke barre atau di sampingnya. Saat Anda semakin mahir, Anda akan cukup kuat untuk melakukannya di tengah.
    • Angkat satu kaki ke samping atau ke depan, pertahankan tetap lurus setinggi yang Anda bisa. Luruskan telapak kaki Anda saat mulai terangkat dari lantai. Pertahankan kedua lutut Anda tetap lurus dan postur Anda. Jangan sampai Anda mengangkat pinggul atau bokong Anda sehingga kaki Anda lebih tinggi. Selalu arahkan kaki Anda ke luar, bukan ke dalam.
    • Pertahankan teknik yang benar dengan perlahan-lahan menurunkan kaki dan berdiri di posisi mula-mula, biasanya pertama atau kelima.
  4. Ballet Dance Step 14 Version 2.jpg
    4
    Cobalah melepaskan barre. Pastikan Anda seimbang dengan menguji terlebih dahulu apakah Anda bisa melepaskannya. Tetap angkat kaki Anda. Hal ini akan membuat Anda semakin kuat. Pastikan tubuh Anda tidak membungkuk atau condong ke arah kaki yang Anda panjangkan.
  5.  
    5. Kenakan sepatu en pointe jika Anda siap. Langkah selanjutnya dalam menari balet adalah menari en pointe dengan sepatu pointe dan menyeimbangkan diri di atas jari kaki Anda. Hal ini adalah bagian yang paling menantang sekaligus menyenangkan dalam latihan balet, dan harus dilakukan dengan bantuan pelatih yang berpengalaman. Latihan ini biasanya dilakukan setelah tidak kurang dari dua atau tiga tahun berlatih bale.
    • Menari en pointe tanpa didampingi pelatih bisa sangat berbahaya dan tidak disarankan. Mampu menopang tubuh Anda dengan sepatu pointe dan tahu cara mengenakannya adalah hal yang penting. Pelatih Anda akan memberi tahu kapan Anda siap menari en pointe.

Tips

  • Tetap santai -- stres akan tampak di tubuh Anda. Bersantai bisa mengendurkan ketegangan bahu, yang bisa membuat Anda tampak aneh dan tidak anggun.
  • Pelajari nama langkah yang akan Anda latih sebelumnya sehingga Anda tidak kewalahan. Bahkan jika Anda hanya melihat kata-katanya agar lebih mengenalnya. Sebagian besar istilah yang digunakan adalah bahasa Perancis, jadi jangan kaget jika istilah ini tidak terdengar seperti tulisannya. Carilah kamus balet di toko balet yang bisa Anda pinjam.
  • Jangan memaksakan diri. Guru balet Anda akan memiliki teknik yang berbeda untuk ditunjukkan kepada Anda atau bahkan menyatakan bahwa tubuh Anda tidak akan sanggup melakukannya di pentas tertentu.
  • Dengarkan dan hormati guru Anda. Rasa hormat adalah bagian yang penting dari balet. Jangan bicara dengan teman atau diri Anda sendiri selama latihan. Jika Anda tidak menaati etiket balet yang sopan, Anda bisa dikeluarkan dari kelas.
  • Jangan menari balet dengan sepatu pointe, dan hindari sekolah yang mengharuskan siswanya mengenakan sepatu pointe. Sepatu ini ditujukan untuk penari balet berpengalaman yang mungkin telah menari selama beberapa tahun.
  • Jangan mencoba gerakan baru tanpa didampingi guru Anda, karena Anda mungkin akan melakukan gerakan yang salah dan mengembangkan kebiasaan buruk. Guru kelas yang baik akan mengajarkan anda perlahan-lahan dan dengan hati-hati selama beberapa bulan pertama, jadi jangan terlalu khawatir karena Anda tidak terlalu banyak tahu. Rasa antusias dan keinginan kuat adalah kuncinya!
  • Cara yang baik untuk melatih keseimbangan adalah mengulangi posisi balet setiap selesai menyikat gigi. Pertahankan selama Anda bisa dan ganti posisi Anda.
  • Ganti segera guru Anda jika beliau tidak menekankan pentingnya penempatan pinggul dan batang tubuh Anda.
  • Jangan kenakan kaus kaki! Anda bisa jatuh dan cedera. Belilah kaus kaki di toko alat tari. Jika Anda benar-benar tidak mampu membeli sepatu balet, atau sepatu jazz, dan tidak bisa datang latihan tanpa alas kaki, gunakanlah hanya setengah bagian pertama dari kaus kaki, sehingga tumit Anda tetap telanjang dan Anda bisa menghentikan gerakan Anda.
  • Selalu pilih sekolah balet yang berkualitas. Jika latihan Anda tidak menyertakan pemanasan, hal ini bisa menjadi penanda bahwa guru Anda tidak dilatih dengan benar atau sekolah balet Anda tidak bagus juga. Mintalah saran dari sekolah tari lainnya, atau lebih baik lagi, pindahlah ke sekolah/kelas balet yang kualitasnya terjamin.
  • Latihan balet adalah aktivitas berat yang bisa meningkatkan detak jantung Anda. Jika Anda rentan mengalami masalah jantung, Anda bisa mengalami cedera serius yang berbahaya, periksakan diri ke dokter sebelum mulai latihan.
  • Jangan kenakan sepatu jari kaki (toe shoes) hingga pelatih balet menyatakan bahwa Anda siap! Anda bisa mengalami cedera jari kaki, tulang telapak kaki dan kaki berat jika Anda belum siap.
  • Jangan paksakan gerakan berputar. Hal ini bisa membuat lutut Anda cedera. Gerakan berputar diawali dari bagian dalam paha dan sisi belakang.
  • Saat menggunakan sepatu pointe, jangan pernah menarikan gerakan yang penting dengan sepatu baru. Hal ini bisa menyebabkan kaki Anda tegang dan cedera. Selalu patahkan sepatu Anda sebelum pertunjukan (Anda bisa melakukannya dengan benar tanpa menggunakan palu).

Hal yang Anda Butuhkan

  • Sepatu balet (sepatu datar atau flat sebagai awalnya); warna merah muda pucat adalah warna yang biasa digunakan, tetapi hitam dan putih juga mungkin digunakan (tanyakan sekolah balet Anda untuk mengetahui persyaratannya).
  • Pakaian ketat atau kostum lain yang diwajibkan sekolah.
  • Ikat dan jepit rambut - sebagian besar sekolah akan mengharuskan rambut Anda diangkat ke atas, atau bahkan dibentuk cepol dan dijepit di belakang.
  • Pakaian balet ketat - biasanya berwarna merah muda pucat/ warna kulit; pakaian ketat ini memiliki tekstur yang berbeda dari sebagian besar pakaian ketat pada umumnya.
  • Pita - banyak sepatu balet dijual tanpa pita, jadi Anda harus menjahitkan pita sendiri ke sepatu Anda; warnanya sebaiknya merah muda pucat, hitam, atau putih sesuai dengan warna sepatu. Beberapa sekolah balet lebih suka sepatu tanpa pita yang hanya dilengkapi karet, periksa peraturan sekolah Anda sebelum menjahitkan pita.
  • Orang tua atau wali untuk mengantar Anda ke kelas balet, latihan, dan konser.

 semoga bermanfaat...
posthing of wikiHow
                   Ockym blogspot

Nama-nama Tarian Tradisional Jepang

posthing of Rika Haruka
Bukan hanya indah, tetapi juga sarat makna. Perpaduan antara kelenturan tubuh (koreografi) dengan olah rasa (kearifan). Hasilnya luar biasa menakjubkan dan elegan. Itulah kesan nan tertangkap ketika menyaksikan estetika tarian tradisional Jepang ( nihon buyo ).
Tak jauh berbeda dengan seni tari di Indonesia, tarian tradisional Jepang menyiratkan kebudayaan nan unik dan penuh warna. Dari mobilitas penuh semangat, ekpresif hingga lemah lembut penuh keanggunan. Yuk, kita kenali sekilas berbagai tarian tradisional Jepang itu.
Jepang tak memiliki disparitas nan jauh dengan negara-negara lain dari segi budaya. Masyarakatnya melahirkan banyak budaya. Budaya tersebut tak serta merta terlahir dalam waktu nan singkat. Memerlukan sebuah proses panjang hingga akhirnya mendarah daging dan menjadi bukti diri sebuah bangsa. Salah satunya, ya, tarian tradisional Jepang ini.


Nama-nama Tarian Tradisional Jepang Tarian tradisional Jepang pada dasarnya memiliki kecenderungan dengan tarian-tarian tradisional di negara lain. Bergerak, diiringi musik serta memiliki dan mewakili nilai-nilai kebudayaan Jepang itu sendiri. Dan nilai filosofi juga menjadi hal nan tak lepas dari keberadaan tarian tradisional Jepang itu sendiri.
Berikut ini ialah nama-nama tarian tradisional Jepang nan cukup banyak dikenali oleh masyarakat dunia. Masing-masing tarian tradisional tersebut memiliki keunikan nan tak dimiliki oleh jenis tarian tradisional nan lain.


1. Tarian Tradisional Jepang - Kabuki

Boleh dibilang Kabuki ialah tarian tradisional Jepang nan paling populer. Setiap ada pertunjukan Kabuki digelar, dipastikan akan penuh sesak oleh penonton. Sejak zaman tenno (kaisar Jepang) hingga sekarang, Kabuki selalu jadi primadona masyarakat Jepang.
Para penarinya ialah pria. Kabuki menawarkan olah tari nan berbaur dengan kritik sosial dan kearifan hidup. Jadi, amat pantas jika dikatakan bahwa Kabuki merupakan kesenian taraf tinggi.
Gerak khas Kabuki terletak pada langkah kaki nan sangat lemah lembut. Terdapat tiga gerakan dasar pada Kabuki yaitu gerakan memutar, gerakan tangan, dan gerakan kepala. Setiap gerakan ini menyimbolkan aktualisasi diri manusia. Seperti bagaimana ketika menangis, gembira, sedih, dan berbagai aktualisasi diri emosional lainnya. Dipadu dengan busana berupa kimono nan eye catching , menyaksikan Kabuki akan jadi pengalaman nan sukar dilupakan.
Penari Kabuki dirias secara mencolok dan mewah. Hal tersebut semakin membuat tarian tradisional Jepang ini berbeda dibandingkan dengan tarian tradsional lainnya. Oleh UNESCO, tarian tradisional Jepang Kabuki ini telah ditetapkan sebagai Karya Agung Warisan Budaya Lisan dan NonBendawi Manusia.
Tarian tradisional Jepang nan satu ini memiliki sejarah nan cukup panjang. Pada 1603, tarian kabuki ini sebenarnya berwujud dramatari. Dibawakan oleh seorang penari wanita bernama Okuni. Dramatari tersebut dibawakan di sebuah kuil bernama Kitano Temmangu. Bermula dari dramatari itulah, kabuki kini berkembang.


2. Tarian Tradisional Jepang - Bon Odori
 
Tarian tradisional Jepang ini ditampilkan ketika masa panen tiba (festival musim panen), sebagai ungkapan syukur kepada dewa. Ditarikan secara massal dengan penarinya memakai baju tradisonal Jepang.
Ciri khas tarian Bon Odori ialah menari diiringi nyanyian atau musik tradisional. Langkah kaki bergerak bebas disertai entakan kaki buat mengeluarkan suara. Lalu, ditingkahi dengan tangan nan disesuaikan dengan ritme musik.
Tarian tradisional Jepang nan satu ini berarti menari bersama-sama. Dilangsungkan setelah seremoni Obon. Obon sendiri merupakan rangkaian upacara adat buat penyambutan arwah leluhur. Tarian Bon Odori dilakukan bersama-sama tanpa mengenal jenis kelamin. Bayangkan betapa meriahnya tarian ini bukan?
Tarian tradisional Jepang ini biasanya banyak dilakukan di halaman-halaman kuil. Menurut cerita masyarakat Jepang, gerakan pada tarian Bon Odori ini meniru gerakan para arwah nan menari sebab terbebas dari sanksi kejam neraka.
Selain itu, Tarian tradisional Jepang nan satu ini juga merupakan tarian puncak dari seremoni musim panas di Jepang. Dan biasanya, tarian ini dilaksanakan setiap tanggal 15 Juli dan 16 Juli.


3. Tarian Tradisional Jepang - Kasa Odori
 
Tidak jauh berbeda dengan Bon Odori. Bedanya, para penari Kasa Odori menggunakan payung sebagai alat tarian nan digunakan (tari payung). Ya, tarian tradisional Jepang nan satu ini memang identik dengan penggunaan payung. Di ujung payung-payung itu, ada benda kecil seperti logam emas. Sehingga menimbulkan suara eksklusif tiap kali payung digerakkan.
Kasa Odori telah ada sejak jaman Edo (1603-1867 M). Kini, tarian Kasa Odori jadi karakteristik khas buat Prefektur Tottori timur dan biasa dilangsungkan ketika musim panas (festival Shan-shan Ang).
Payung nan digunakan dalam seremoni atau pertunjukan tarian tradisional Jepang ini bernama Shan-Shan Matsuri. Shan-shan Matsuri ini berasal dari bunyi logam nan berada di ujung payung. Orang Jepang, mendengar bunyi logam nan bergemerincing itu seperti "shan-shan".
Tarian tradisional Jepang ini dilakukan oleh pria dan wanita. Masing-masing mengenakan baju nan bagus dan menari bersama. Musik nan mengiringi tarian ini bernama Kinansebushi. Asal-usul tarian tradisional Jepang nan satu ini sebenarnya berasal dari daerah Inaba. Di daerah tersebut dikenal sebuah tarian meminta hujan bernama Inaba Kasa Odori.


4. Tarian Tradisional Jepang - Mai
 
Mai berarti menari diiringi nyanyian atau musik tradisional Jepang dengan seluruh bagian telapak kaki nan tak pernah diangkat. Jadi, kaki para penarinya diseret-seret ( suriashi ). Meskipun terkadang disisipi gerakan menghentakkan kaki. Tapi tak begitu kentara.
Gerakan tari Mai dilakukan dengan berputar di dalam ruang mobilitas nan sempit. Dapat juga melibatkan seluruh anjung sebagai ruang geraknya dengan tempo lambat.


5. Tarian Tradisional Jepang - Onikenbai

 

Ciri khas tarian tradisional Jepang ini, penarinya memakai topeng Oni (raksasa Jepang). Identik dengan gerakan menghentak tanah. Melambangkan Oni nan membantu manusia buat mengusir roh dursila dari dalam tanah. Tujuannya, agar panen para petani bisa berhasil.
Tarian Onikenbai biasanya dilanjutkan dengan tarian Nanazumai, nan berarti tarian tujuh kepala. Melambangkan siklus atau fase pertanian nan merupakan mata pencaharian primer penduduk Jepang pada zaman dulu. Tarian Nanazumai ditarikan dengan membawa tujuh alat berbeda. Masing-masing alat ini menceritakan tiap fase dalam pertanian. Filosofi menjadi bagian nan tak lepas dari keberlangsungan tarian tradisional Jepang ini.


6. Tarian Tradisional Jepang - Arauma
 
Tarian tradisional Jepang nan satu inbi bernama Arauma. Melambangkan rasa syukur atas hasil pertanian nan melimpah. Tarian ini juga bentuk terima kasih penduduk Okawadai (salah satu kota di Provinsi Aomori) terhadap kuda-kuda nan telah membantu mata pencarian mereka.
Arauma ditarikan secara berpasangan oleh laki-laki dan perempuan. Laki-laki menjadi uma (kuda), sedangkan perempuan menjadi haneto (manusia). Diiringi musik taiko (gendang), fue (seruling), dan chappa (simbal), tarian Arauma dilakukan dengan berarak-arakan dan ditingkahi teriakan, "Rassera! Rassera!"


7. Tarian Tradisional Jepang - Wadaiko
 
Tarian tradisional Jepang nan satu ini menggunakan sebuah alat musik tradisional Jepang sebagai pengiringnya. Alat musik Taiko ialah instrumen primer dari tari Wadaiko. Termasuk salah satu tarian tradisional Jepang nan dominan menggunakan alat musik tersebut. Selain alat-alat musik tradisonal Jepang lainnya.
Taiko sendiri berarti drum besar (gendang berukuran jumbo). Merupakan alat musik nan keberadaanya tidak bisa dipisahkan dari kehidupan tradisional masyarakat Jepang sekaligus dari tarian tradisional Jepang nan satu ini. Dari upacara keagamaan di kuil, hingga festival-festival di kota-kota besar, alat musik Taiko dipastikan selalu ada.

Kasa Odori dan Tari Payung Indonesia

   
Image
Para penari Kasa Odori menggunakan payung sebagai alat tarian yang digunakan (tari payung).Payung ini terbuat dari kertas. Di ujung payung-payung itu, ada benda kecil seperti logam emas.Sehingga menimbulkan suara tertentu tiap kali payung digerakkan.
Kasa Odori telah ada sejak jaman Edo (1603-1867 M).Kini, tarian Kasa Odori jadi ciri khas untuk Prefektur Tottori timur dan biasa dilangsungkan ketika musim panas (festival Shan-shan Ang).
Image
Kasa Odori biasanya ditampilkan saat festival Shan-shan di prefektur Tottori. Menurut  legenda di Kokufu, dalam Periode Edo (1603-1867) selama musim kemarau, seorang pria tua bernama Gorosaku menari dengan payung untuk dewa desa berdoa untuk hujan. Gorosaku menari dengan payung sampai ia meninggal, dan kekeringan berakhir.saat ini, tarian dilakukan dengan payung kertas dihiasi dan pedang Jepang, yang mewakili budaya lokal yang indah tapi gagah Tottori.
Image
Di Indonesia juga memiliki tari payung yang berasal dari Sumatera Barat. Tarian ini memang merupakan tari pergaulan muda-mudi sehingga dibawakan secara berpasang-pasangan. Selain menggunakan payung sebagai alat bantu yang dimainkan oleh penari pria, bisa juga ditambah dengan selendang untuk penari wanita. Payung disini bermakna sebagai perlindungan dari seorang priapada kekasihnya. Sedangkan selendang disini berarti kesiapan seorang wanita untuk membina rumah tangga.
Filosofi kasih sayang terhadap kekasih begitu kuat terpancar dalam gerak tarian yang diiringi musik bervariasi. Mulai dari yang cukup pelan, agak cepat, dan sangat cepat, dengan perubahan tempo yang dinamis. Tari payung secara khusus ditampilkan pada acara pesta pernikahan adat Minang.
Image
 
Musiknya cukup variatif, mulai dari agak pelan, lalu agak cepat dan cepat, sangat dinamis. Tari ini biasa dibawakan untuk memeriahkan acara pesta, pameran, dan lain sebagainya.
 
Sedangkan Lagu pengiringnya biasanya berjudul Berbendi-bendi ke Sungai Tanang. Lagu ini mengisahkan sepasang suami istri yang sedang berbulan madu dan mandi di kolam bernama Sungai Tanang. Dan makna yang lebih dalam lagi adalah payung merupakan simbol perlindungan suami terhadap istrinya.

Jumat, 12 Juni 2015

Sejarah Asal Mula Perayaan Bon Odori

posthing of J-CUL

Bon Odorinatsu matsuriobon


Tanggal 31 Agustus nanti, Japan Club Bali akan menyelenggarakan event Bon Odori yang dirangkaikan di dalam natsu matsuri. Lalu apa sebenarnya bon odori itu?

534

Kata O-Bon berasal dari kata sanskrit urabon (urabanayang artinya ‘digantung terbalik’, pederitaan yang sangat mendalam). Upacara peringatan arwah O-Bon konon bermula pada kisah yang berasal dari Buddhisme berikut ini. Alkisah salah seorang dari 10 murid utama Budha, orang suci Mokuren, dengan kemampuan ajaibnya mencoba melihat keadaan kedua orangtuanya. Didapatinya, ibunya telah terlahir kembali ke dunia hantu lapar, tidak bisa makan-minum, bentuknya pun tinggal tulang dan kulit saja. Mokuren tentu saja merasa sangat sedih. Sambil menangis dia datang mengadu kepada Buddha. Buddha memberi petunjuk kepadanya untuk melakukan sembahyangan arwah dengan sesajen berikut ini agar arwah leluhur dapat diselamatkan dari siksaan neraka. Sesajennya berupa, beras, hyakumi (banyak macam minuman dan makanan), 5 macam buah-buahan, air, lampion dan perlengkapan tidur (baju tidur, selimut,dll.). Dari situlah asal mulanya upacara peringatan arwah secara Buddhis.

131745571_11n

Bon-Odori ala Jepang tergantung pada derah, terdapat beraneka variasi. Tarian Bon-Odori biasanya diiringi musik rekaman dari kaset yang diputar, namun di desa-desa masih banyak yang diiringi musik hidup (langsung dimainkan di tempat/ bukan rekaman). Konon hal yang penting dalam koreografi Bon-Odori adalah “langkah mantap” menginjak bumi. Dalam kepercayaan tradisional Jepang, ada kepercayaan khusus terhadap dewa bumi. Tindakan menghentakkan kaki ke umi terlihat dalam tari Bon-Odori, demikian pula dalam gulat Sumo, menunjukkan kepercayaan terhadap bumi yang dianut oleh rakyat Jepang (yang dulunya) adalah kaum tani. Tradisi Bon-Odori tetap berlangsung di Jepang masa kini karena masih ada sebagian orang Jepang yang mau melestarikan nilai-nilai tradisional budaya.
Buat kalian yang ingin merasakan langsung festival obon ini, jangan lupa datang ya tanggal 31 Agustus nanti 😀

Sumber: Aneka Jepang No. 290/2001 (4) Halaman 9

Kabuki, Tari Tradisional Jepang

posthing of 

Kabuki merupakan tarian tradisional Jepang yang paling populer. Sejak zaman kuno, Kabuki selalu menjadi primadona masyarakat Jepang.

Para penarinya adalah pria. Kabuki menawarkan olah tari yang berbaur dengan kritik sosial dan kearifan hidup. Gerak khas Kabuki terletak pada langkah kaki yang sangat lemah lembut. Terdapat 3 gerakan dasar pada Kabuki, yaitu gerakan memutar, gerakan tangan, dan gerakan kepala. Setiap gerakan menyimbolkan ekspresi manusia. Tarian Kabuki dipadu dengan busana berupa kimono yang eye catching, membuat tarian ini semakin sulit untuk dilupakan.

penari Kabuki dirias secara mencoloh dan mewah. Hal tersebut membuat tarian tradisional Jepang ini berbeda dengan tari tradisional lainnya.

Gambar untuk Kabuki :